information cancer, sexual and health of men and women, tips and trick
adsensense champ
Tampilkan postingan dengan label selaput dara tiruan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selaput dara tiruan. Tampilkan semua postingan
Rabu, Januari 26, 2011
Selaput dara tiruan mulai diburu
VIVAnews - Selaput dara tiruan atau Artificial Virginity Hymen mulai diburu sejumlah warga Jakarta. Alat itu membantu wanita agar dianggap masih perawan saat malam pertama.
Aceng, seorang pemilik kios alat bantu seks di Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur, mengaku mendapat banyak telepon dari pelanggan menanyakan produk itu. "Saya awalnya kaget dan tidak tahu ada barang seperti itu," katanya, Rabu, 21 Oktober 2009.
Banyaknya pelanggan yang berniat memesan produk itu membuat Aceng mulai mencari tahu cara mendatangkan produk asal China itu. "Sekarang saya memang tidak jual, tapi kalau sudah ada kiriman barangnya pasti akan saya informasikan ke pelanggan," ujarnya.
Artificial Virginity Hymen didistribusikan perusahaan asal China, Gigimo, dengan harga US$ 30 atau lebih Rp 300 ribu. Alat tersebut akan mengeluarkan cairan berwarna merah yang menyerupai darah saat sedang berhubungan seks. Sehingga bisa menimbulkan kesan masih perawan.
Gigimo mengiklankan produknya di semua negara Arab. Sebagian besar warga Timur Tengah masih menganggap kegadisan adalah harga mati yang harus dimiliki seorang perempuan.
Di Mesir, produk itu dilarang beredar. Para politisi Mesir menganggap peralatan seks tersebut bisa menimbulkan kekacauan moral. Sebagian besar politisi yang beragama Islam, ingin segera menghentikan peredarannya termasuk yang djual di pasar gelap. Mereka berencana untuk memasukkan ke dalam penjara orang yang menyebarkannya, karena dianggap menyebarkan dosa dan tindakan amoral.
Sumber : www.vivanews.com
Selaput dara tiruan dilarang di Mesir
VIVAnews - Artificial Virginity Hymen Kit, sebuah peralatan seks yang bisa mengesankan malam pertama bagi penggunanya dilarang beredar di Mesir. Artificial Virginity Hymen ini memang cukup mengundang kontroversi baik di kalangan pemuka agama hingga para feminis.
Para politisi Mesir menganggap peralatan seks tersebut bisa menimbulkan kekacauan moral. Sebagian besar politisi yang beragama Islam, ingin segera menghentikan peredarannya termasuk yang djual di pasar gelap. Mereka berencana untuk memasukkan ke dalam penjara orang yang menyebarkannya, karena dianggap menyebarkan dosa dan tindakan amoral.
Sebagian besar penduduk Mesir beragama Islam. Dalam Islam wanita harus menjaga keperawanannya hingga menikah. Tanda seorang wanita masih perawan bisa dilihat dengan bercak darah pada malam pertama.
Artificial Virginity Hymen Kit ini merupakan alat seks yang memiliki fungsi seperti hymen. Alat tersebut bisa mengeluarkan cairan berwarna merah yang menyerupai darah saat sedang berhubungan seks. Sehingga bisa menimbulkan kesan masih perawan.
Di Mesir wanita berzina atau melakukan hubungan seks sebelum menikah akan dihukum berat. Hukumannya berupa hukuman rajam, yaitu tubuhnya sebagian ditutupi dengan tanah kemudian dilempari batu.
Hukuman ini tidak hanya menimbulkan siksaan secara fisik tetapi juga siksaan psikis dirinya dan keluarga. Seperti vivanews kutip dari Shine, kondisi tersebut membuat banyak remaja putri Mesir melakukan operasi untuk memperbaiki hymennya.
Sumber : www.vivanews.com
Langganan:
Postingan (Atom)