information cancer, sexual and health of men and women, tips and trick
adsensense champ
Tampilkan postingan dengan label pengalaman seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengalaman seks. Tampilkan semua postingan
Rabu, Januari 26, 2011
Pengalaman seks 4 Selebriti ternama
VIVAnews - Bagi sebagian orang, seks merupakan kegiatan untuk 'menghibur' diri sekaligus tempat eksplorasi yang menyenangkan.
Tak heran, jika empat selebriti penyuka 'kegiatan ranjang' ini mengaku enjoy untuk mencoba hal-hal baru yang berhubungan dengan seks. Apa sajakah itu? Berikut pengalaman mereka.
Eva Mendes (pernah melakukan seks di 50 negara bagian)
Bintang cantik Hitch ini mengaku pernah melakukan perjalanan seks di 50 negara bagian di Amerika, sewaktu masih remaja. Saat itu, ia berjanji akan melakukan hubungan seksual dengan setiap orang yang ditemuinya di berbagai negara yang berbeda. Dan Eva mengaku bahwa Arizona dan Colorado merupakan best experiences-nya.
Anne Hathaway (senang mencoba Anal Seks)
Saat di interview oleh Esquire Magazine, Anne mengaku gemar melakukan anal seks. Tanpa ragu, Anne membeberkan kalau ia pernah melakukan anal seks dengan setiap mantan pacarnya. "Anda harus mencobanya, jika tidak, Anda akan melewati sebuah kenikmatan yang tiada tara."
Dido (menikmati Steamy Seks)
Dido yang dulu pernah menjalin hubungan selama 7 tahun dengan seorang pengacara bernama Bob Page mengaku addict dengan seks sejak usianya masih remaja. Dengan status single di usia 32 tahun, ia tetap merasa enjoy saat melakukan seks, khususnya untuk kegemarannya saat ber-steamy sex. "Seks adalah aktivitas paling indah yang diciptakan Tuhan. Aku sangat menyukainya dan takkan pernah berhenti melakukannya, karena seks membuatku selalu senang."
Matt Le Blanc (melakukan seks dengan stripper)
Aktor kocak yang bermain dalam serial Friends ini mengakui pernah berselingkuh dengan seorang wanita stripper di Canadian nightclub. Sang stripper yang super agresif, hampir saja menghancurkan pernikahannya. Saat itu, Matt yang sedang mabuk dan tidak sadarkan diri, dibawa oleh sang wanita stripper ke sebuah private room (masih di club yang sama) dan melakukannya disana.
Sumber : www.vivanews.com
Senin, Januari 17, 2011
Pentingkah Pengalaman Seks?

Bagi yang sudah pernah melakukan hubungan intim dan punya pengalaman bercinta, kemudian suatu saat bertemu seseorang dan memutuskan menikah atau hidup bersama, dan ternyata si dia tidak memiliki pengalaman di atas ranjang sama sekali, bagaimana reaksi kita? Senang atau malah BeTe ketika kita bercinta dengannya? Dia tidak punya pengalaman bercinta sebab dia memang belum pernah melakukan hubungan intim dengan siapapun.
Dan disaat kita ingin bercinta dengannya, ketika kita sedang mencumbunya agar dia bereaksi dan menyerang balik karena sentuhan-sentuhan kita kebagian-bagian sensitive-nya, dia pun masih malu-malu untuk bereaksi membalas cumbuan kita. Akhirnya dia bertanya terus kepada kita harus bagaimana saking bingungnya, terpaksa kita pun membimbingnya harus begini, harus begitu, ketika bercinta dengannya.
Dan bagaimana reaksi kita jika bertemu dengan seseorang yang sudah berpengalaman diatas ranjang lalu memutuskan untuk menikah atau hidup bersama dengan orang yang kita cintai itu. Kita merasa senang atau malah BeTe ketika bercinta dengannya? Karena dia berpengalaman pasti kita berfikir berarti dia sudah sering dong melakukan hubungan intim dengan seseorang sebelum dengan kita? Kita pun saat bercinta dengannya tidak perlu membimbingnya harus begini, harus begitu, ketika melakukan foreplay karena kita berdua sudah sama-sama berpengalaman saat saling cumbu bertempur diatas ranjang bersamanya. Jadi antara kita dan dirinya malah bisa lebih hot, malah bisa saling memuaskan satu sama lain tanpa membuang-buang waktu dan energi untuk mengajari pasangan kita itu, bukannya begitu?
Bagi sebagian orang pengalaman diatas ranjang tidaklah penting. Toh, kita akan secara otomatis dengan sendirinya saling belajar dan menyesuaikan ketika kita berdua mulai saling sentuh saat bercinta dengan pasangan kita. Biasanya kita memulainya dengan gaya-gaya dasar terlebih dulu tentunya, malah saat pengalaman pertama itu adalah moment yang sangat mengesankan buat kita, karena itu pengalaman kita pertama kali bercinta dengannya. Semua peristiwa itu bisa bikin kita senyum-senyum sendiri jika mengingat kejadian pertama kali bercinta dengannya, karena saat itu adalah saat pertama kali kehilangan keperawanan atau keperjakaan, jadi belum berpengalaman sama sekali bukan begitu?
Tetapi bagi sebagian orang lagi pasti berpendapat pengalaman diatas ranjang itu sangat penting, apalagi kalau kita sama-sama sudah punya pengalaman bercinta sangat menyenangkan karena kita berdua bisa saling memuaskan tanpa hambatan ini-itu. Semua lancar-lancar saja malah lebih bergairah, lebih hot kalau kita berdua sudah saling berpengalaman?
Pengalaman bercinta diatas ranjang dengan setiap orang pasti beda-beda dong. Apalagi kalau kita pernah melakukan dengan lebih dari satu orang, misalkan kita sering gunta-ganti pacar atau sering kawin cerai karena bentuk tubuh seseorang dan cara setiap orang berbeda-beda ketika bercumbu dan bertempur diatas ranjang, bukan begitu?
Kita jangan selalu mengira bahwa orang yang sudah (pernah) menikah dan beberapa tahun hidup berumah tangga itu selalu punya pengalaman seks segudang. Ternyata banyak juga lho yang masih nggak tahu apa-apa, tidak berpengalaman sama sekali padahal sudah (pernah) menikah atau hidup bersama dengan pasangannya bertahun-tahun tetapi masih nggak tahu bagaimana caranya menyenangkan pasangannya agar bisa saling memuaskan pasangannya diatas ranjang, bingung kan?
Memang banyak juga kok yang seperti itu, masih tidak berpengalaman, masih banyak perempuan yang cuma celentang doang seperti mayat hidup sambil memejamkan matanya menerima saja saat ”senjata panjang” pasangannya sedang bereaksi di daerah sensitive-nya dan banyak juga laki-laki yang maunya langsung ”tancap” saja malas melakukan foreplay ketika berhubungan intim dengan pasangannya. Oleh karena itu masih banyak perempuan dan laki-laki yang nggak ngerti apa-apa tentang seks, biar sudah menikah bertahun-tahun, selain hanya cukup saling membuka pahanya lebar-lebar disaat bercinta.
Kebanyakan laki-laki hanya memikirkan diri sendiri agar ”senjata panjang” nya cepat mencapai ”sasaran” tanpa memikirkan pasangannya yang menjadi ”sasaran senjata panjang” nya itu! Maka dari itu banyak perempuan yang tidak tahu apa-apa karena terlalu pasrah, malu-malu atau tidak berani berkata terus terang pada pasangannya bahwa sebenarnya ingin juga dicumbu, ditoel-toel, dicium-cium, dibelai-belai, dipijit-pijit, dielus-elus dulu sebelum ”senjata panjang” pasangannya beraksi masuk ke bagian sensitive-nya.
Foreplay adalah tahap terjadinya hubungan seks yang baik dengan pasangan untuk menuju kenikmatan. Kalau kita mempunyai pasangan yang malas melakukan foreplay itu menandakan bahwa hubungan seks kita tidak baik dengan pasangan kita di atas ranjang, bukan begitu?.
Artikel dan foto dari kolomkita.detik.com
Langganan:
Postingan (Atom)