adsensense champ

Tampilkan postingan dengan label sperma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sperma. Tampilkan semua postingan

Selasa, Oktober 04, 2011

SPERMA SAYA TERLALU SEDIKIT

banyak pria yang tidak puas dengan sprema terlalu sedikit. Sebab semprotan yang dihasilkan tidak sekuat pada saat dulu. Apa ada hubungan antara kepuasan seks dengan jumlah sperma?
“Saya berumur 52, istri 45 tahun. Sejak tiga tahun lalu saya mengalami masalah, yaitu kalau berhubungan seks dengan istri, saya tidak puas waktu keluar sperma. Saya merasa sperma saya semakin sedikit dibandingkan dulu. Istri saya juga pernah mengatakan, semprotannya tidak kuat lagi.Pertanyaan saya, mengapa sperma saya semakin sedikit? Bagaimana cara agar sperma jadi banyak lagi agar saya bisa puas seperti dulu? Demikian juga istri agar jadi puas lagi.”


Rabu, Juni 22, 2011

VOLUME, WARNA, RASA SPERMA MENENTUKAN KEMANDULAN PRIA

Volume, Warna, Rasa Sperma Menentukan Kemandulan PriaBukan hanya berhubungan intim saja yang penting bagi setiap pasangan tetapi juga bagaimana kesuburan mereka. Tahukah anda bahwa pria dapat diketahui mandul atau tidak dari rasa sperma mereka, bahkan juga dari warna dan volume sperma (banyaknya sperma).
Perlu untuk diketahui bahwa sperma keluar sebanyak setengah dari sendok the. Jika itu kurang maka dapat diartikan bahwa ia sangat sering mengalami ejakulasi, entah itu onani atau berhubungan intim. Tetapi juga dapat menjadi indikasi bahwa pria tersebut mengalami penyumbatan dalam saluran sperma.
Sperma banyak mengandung cairan, dan satu persennya merupakan cairan kental, sehingga warna dari sperma tersebut menjadi sedikit pekat. Jika anda melihat sperma lebih encer dan terjadi secara terus menerus ketika ejakulasi, bisa jadi anda mengalami sedikit sperma yang membuat anda sulit mempunyai anak.
Sedangkan rasa sperma seperti sebuah cairan dari campuran gula (fruktosa) dari vesikula seminalis dan juga asin dari prostat.
Apabila pria sangat intens melakukan hubungan seks atau onani, bahkan dalam sehari terjadi beberapa kali, maka itu akan membuat cairan fruktosa menjadi sedikit dan rasa sperma menjadi asin dari biasanya. Tetapi jika ia tidak mengalami ejakulasi dalam waktu yang cukup lama, maka sperma aka terasa manis (rasa sperma manis).
Ukuran testis
Anda juga dapat mengetahui bagaimana prospek ke depan kemandulan atau kesuburannya dari memeriksa testis.
Cirinya adalah baik satu buah testis dan satunya lagi harus memiliki ukuran yang sama atau hampir sama seperti buah kenari. Jika ukuran buah testis hanya sebesar buah cherry maka perlu di asumsikan bahwa ia bisa mengalami kemandulan.
Testis sendiri terdiri dari sel sebanyak 95% yang membuat sperma dan sisanya membuat testosteron. Jika testis anda ukurannya kecil maka sperma juga akan sedikit dibuat.

Senin, Januari 17, 2011

Faktar Tentang Sperma Pria

Dalam perspektif kesehatan air mani dipandang sebagai suatu substansi biologis yang dikeluarkan oleh pria untuk membuahi telur-telur dari wanita melalui proses persatuan sperma-telur. Tapi ada beberapa fakta aneh seputar air mani yang belum banyak diketahui. Apa saja?
Secara definisi, cairan semen atau air mani adalah cairan organik, juga dikenal sebagai seminal fluid, yang biasanya mengandung spermatozoa. Secara fisiologis, air mani disekresikan oleh gonad (kelenjar seksual) dan organ seksual lainnya dari pria atau binatang hermaprodit untuk membuahi sel telur wanita.
Teknologi medis selalu menaruh perhatian dalam menentukan, memonitoring dan meningkatkan kualitas air mani. Dan beberapa studi menemukan fakta-fakta aneh yang terjadi pada air mani.
Dilansir dari HealthMad, maka berikut ini beberapa fakta aneh seputar air mani:

1. Air mani dapat menyebabkan alergi

Meski jarang, tapi ada beberapa wanita yang alergi terhadap air mani. Secara medis kondisi ini disebut hipersensitivitas plasma mani manusia (seminal plasma hypersensitivity). Gejala yang ditimbulkan tergantung pada kondisi tubuh dan jumlah air mani yang masuk ke tubuh. Gejala umumnya seperti gatal, kemerahan, lepuh, bahkan kadang-kadang menyebabkan kesulitan bernapas.

2. Air mani dipercaya menjadi sumber energi potensial

Dari perspektif sosial budaya, air mani telah dikaitkan dengan sumber energi potensial dalam pengobatan Cina dan teori Chi Kung. Menurut teori Chi Kung, energi dari tubuh dialihkan dan ditransfer ke organ seksual selama gairah seksual. Teori ini menunjukkan bahwa setelah mengeluarkan air mani, energi tertentu dari tubuh manusia juga sedang dirilis. Hal ini menjelaskan mengapa orang merasa lemah setelah melepaskan sperma.

3. Magis dari penggunaan air mani

Dari wilayah Strickland-Bosavi, Papua Nugini, suku Etoro berpendapat bahwa air mani memberikan kematangan seksual di antara kaum muda suku tersebut. Pada praktik masa lalu, kaum muda dari suku tersebut harus minum air mani tetua suku untuk mencapai kematangan seksual.

4. Rasa air mani tergantung dari makanan yang dimakan pria

Rasa air mani bervariasi tergantung makanan yang dikonsumsi, kebersihan dan faktor eksternal lainnya. Menurut Bodansky dalam bukunya yang berjudul To Bed or Not to Bed (2005), beberapa wanita menyukai rasa air mani tapi yang lain tidak demikian. Sebagai contoh, kafein dan daging merah membuat rasa air mani asam atau pahit.

5. Air mani sebagai obat anti depresi wanita

Hal ini tidak terlalu mengejutkan, karena air mani mengandung beberapa hormon yang mengubah suasana hati, seperti testosteron, estrogen, hormon perangsang folikel, hormon luteinizing, prolaktin dan beberapa prostaglandin yang berbeda. Beberapa telah terdeteksi dalam darah wanita sejam setelah terkena air mani.

6. Air mani adalah nutrisi

Hasil penelitian Johnson dan Everitt dalam bukunya Essential Reproduction (2000) mengungkapkan bahwa air mani berisi kandungan gizi yang tinggi. Dalam ejakulasi khas (kira-kira satu sendok teh), air mani sudah mengandung 150 mg protein, 11 mg karbohidrat, 6 mg lemak, 3 mg kolesterol, 7 persen US AKG kalium, tembaga dan seng.

7. Air mani tidak akan pernah habis

Hal ini sangat dibenarkan, karena menurut para ahli pria hanya memerlukan waktu minimal 15 menit untuk menambah jumlah air mani setelah ejakulasi.

Jumat, Desember 24, 2010

Paprika, Cegah Kanker dan Tingkatkan Kualitas Sperma

SELAIN sebagai bahan sayuran atau bumbu masak, paprika ternyata kaya vitamin C, bahkan kandungannya lebih tinggi dari jeruk. Paparika juga banyak mengandung zat gizi dan dapat mencegah kanker, penyakit jantung koroner (PJK), stroke, diabetes melitus, dan mampu meningkatkan kualitas sperma.
Tingkatkan Sperma
Konsumsi likopen pada paprika merah diyakini dapat meningkatkan kualitas seksual. Likopen diyakini dapat meningkatkan jumlah sperma, memperbaiki struktur sperma, dan meningkatkan agresivitasnya.
Sebuah penelitian yang dilakukan di India terhadap 30 pasangan tidak subur membuktikan bahwa konsumsi likopen sebanyak 20 mg selama 3 bulan terus-menerus dapat meningkatkan jumlah sperma sebanyak 67 persen, memperbaiki struktur sperma sebanyak 63 persen, dan menaikkan kecepatan sperma sebanyak 73 persen.
Menurut All India Institute of Science New Delhi (2002), likopen merupakan salah satu dari 650 jenis karotenoid yang secara normal terdapat dalam konsentrasi tinggi pada testis. Jika konsentrasi likopen rendah, pria akan mudah mengalami ketidaksuburan.
Likopen pada paprika merah dapat mempertahankan fungsi mental dan fisik para lansia. Setelah masuk ke dalam aliran darah, likopen akan menangkap radikal bebas pada sel-sel tua dan memperbaiki sel-sel yang telah mengalami kerusakan.
Cara Mengolah, Memilih, dan Menyimpan yang Baik
  • Pilih paprika yang kulitnya masih licin, berkilat, dan tidak kusam.
  • Pilih paprika yang keras untuk memastikan bahwa kualitasnya masih bagus dan baru.
  • Jika dibeli dalam keadaan terbungkus plastik, segera buka kemasannya agar tidak lembab.
  • Simpan paprika dalam kantong plastik yang telah dilubangi sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, sehingga tahan untuk jangka waktu lama.
  • Paprika jangan dibiarkan dalam keadaan terbelah jika tidak akan langsung dimakan karena vitamin C yang terkandung di dalamnya bisa berkurang/hilang.
sumber : grandparagon.com – beritadotcom.blogspot.com

Minggu, November 14, 2010

Hamil tanpa sperma? Ah, mana mungkin!


Jika ada seorang wanita hamil tanpa sperma pria. Dulu tentu ini berita heboh. Tapi tidak dimasa datang.
Sebuah tim dari Australia menemukan metode baru pembuahan sel telur dengan cara menggunakan bahan genetik dari sel apapun dalam tubuh, bukan menggunakan sperma. Dan kabarnya teknik ini sangat bermanfaat bagi pasangan tak subur yang sangat mendambakan hadirnya buah hati di tengah-tengah mereka.

Adalah Dr. Orly Lacham-Kaplan, yang berasal dari Universitas Monash di Melbourne yang berada di balik pengembangan teknik anyar ini. Ia memaparkan bahwa pihaknya telah berhasil membuahi sel telur tikus dengan menggunakan sel-sel tubuh lainnya yang disebut sel-sel somatik.

Untuk melaksanakan teknik ini, mereka meniru proses yang terjadi selama pembuahan normal dimana dua set kromosom X dalam sebuah sel telur dipisahkan dan salah satunya kemudian 'dikeluarkan'. Sedang satu set sisanya akan membentuk kombinasi dengan satu set kromosom dari sel sperma.

Namun, mereka belum bisa memastikan apakah embrio-embrio tersebut dapat hidup terus. Hal ini baru bisa diketahui setelah embrio dipindahkan ke dalam rahim calon ibu untuk perkembangan selanjutnya.

"Dalam enam hingga delapan bulan ke depan, kami yakin bahwa kami bisa menemukan jawabannya, dan kami akan tahu apakah teknologi ini dapat ditindaklanjuti dan dapat dimanfaatkan untuk aspek-aspek klinis," kata Dr. Lacham-Kaplan.

Dr. Lacham-Kaplan menuturkan bahwa dirinya mulai menekuni penelitian ini karena hasratnya yang besar untuk meringankan beban kaum pria yang mendambakan anak tapi tak mampu karena tidak memiliki sel sperma ataupun sel-sel benih yang berpotensi menjadi sel sperma.

Revolusioner

Pakar fertilitas Prof. Robert Winston memandang teknik ini betul-betul revolusioner dan memiliki potensi penting. "Manfaat nyata dari teknik ini dirasakan oleh kaum pria yang tidak dapat menghasilkan sperma. Selama ini, kloning selalu menjadi pilihan mereka."

?Keunggulan dari teknik ini adalah membuat kloning menjadi sama sekali tidak perlu. Sebenarnya teknik ini jauh lebih baik dan secara etis, jauh lebih bisa diterima karena kromosom-kromosomnya diperoleh dari dua orang.?

Menurut Winston, secara teoritis orang bisa saja melakukan reproduksi sendirian dengan menggunakan teknik ini. Hanya saja, penggunaan kromosom dari orang yang sama secara masif dapat meningkatkan risiko kelainan genetik pada bayi yang dihasilkan.

Society for the Protection of the Unborn Child (SPUC) masih belum mengamini teknik ini. Seorang juru bicara mengatakan perkembangan cara-cara baru untuk menghasilkan embrio semakin menurunkan nilai kemanusiaan yang hanya dijadikan suatu komoditas di mata banyak orang.

Kelompok ini tidak menyangkal keinginan untuk memiliki anak dari setiap orang, tapi mereka mengingatkan supaya para orang tua juga memikirkan kepentingan si bakal anak. Kalau cara yang ditempuh berisiko terhadap perkembangan jasmani si bakal anak, sebaiknya cara ini dihindari. Mereka menyerukan supaya pengembangan metode baru ini ditangguhkan.

sumber : http://www.konseling.net

Jika Anda Adalah Sperma


Bayangkan anda salah satu di antara 200 juta sperma yang diejakulasikan oleh seorang pria normal ketika bersanggama. Berikut ini petualangan yang akan anda alami.
Mula-mula, anda harus mencari aliran lendir alami yang dapat membawa anda dari vagina ke mulut rahim. Setelah berhasil melewati leher rahim (serviks uteri), anda berenang di dalam rahim (uterus) sampai ke muara saluran telur (tuba fallopi) Karena setiap bulan wanita hanya memproduksi sebutir telur dan tidak tentu saluran mana yang berisi telur matang itu maka soal saluran kiri atau kanan yang harus anda ambil merupakan keputusan yang sangat penting. Apabila anda memilih saluran yang salah berarti perjalanan anda akan sia-sia karena energi yang anda miliki hanya cukup untuk menjelajah satu saluran.
Sekarang, anggap bahwa anda telah menentukan pilihan yang benar. Di sini anda harus berenang melawan arus, karena sel-sel pada dinding saluran pelan-pelan mendorong telur menuju ke rahim.
Dalam situasi ini, ada sperma yang menjadi bingung dan mulai bereenang berputar-putar tanpa tujuan. Akan tetapi anda termasuk sperma yang telah diprogram dengan baik sehingga tahu arah dan tujuan anda. Akhirnya, anda berjumpa dengan telur yang sedang dalam perjalanan. anda salah satu di antara sekitar 300 peserta dalam petualangan mikroskopik selama beberapa jam yang berhasil sampai ke garis finish.

Betapa pun besar kegembiraan yang anda rasakan, anda masih harus menembus dinding telur. anda dan kawan-kawan yang berkumpul di sekitar telur mulai membentur-benturkan diri ke kulit luar sel telur. Akhirnya, hanya satu di antara 300 sperma ini yang setelah berhasil menembus dinding akan diterima untuk membuahi telur. Apakah anda sang juara itu? Mudah-mudahan. Akan tetapi peluang tiap sperma untuk lolos sampai ke garis finish masih sedikit lebih balk daripada peluang seseorang untuk terkena petir di tengah ladang, tetapi tidak semudah mendapatkan taksi di malam yang dingin dan hujan di daerah hiburan kota New York.

sumber : http://www.konseling.net

Wanita pengejar sperma

wanita bernama lara carter

Lara Carter, perempuan Inggris berusia 25 tahun mengaku sebagai ‘pemburu sperma’ dengan meniduri 20 laki-laki yang baru dikenal di bar selama tahun 2009. Lara menjadi pemburu sperma karena memiliki keinginan yang kuat untuk hamil. Menjadi pemburu sperma menurutnya juga lebih murah ketimbang menjadi donor sperma yang mengeluarkan biaya 2.000 poundsterling atau Rp 28 juta untuk satu donor dan biaya konsultasi 295 poundsterling atau Rp 4 juta. Biaya itu akan terus bertambah jika satu donor gagal.
Sedangkan menjadi pemburu sperma Lara cukup hanya mengeluarkan biaya untuk minum di bir karena menurutnya banyak sekali pria yang bersedia melakukan hubungan satu malam (one-night stand) dengan gratis.
Lara menjadi pemburu sperma ketika sedang dalam masa subur. Dengan menggunakan bantuan alat ovulasi ia tahu kapan dirinya sedang berada dalam masa subur.
Ketika ia berada dalam masa subur, maka ia akan berpura-pura mabuk dan menunjukkan ekspresi ingin berhubungan seks dengan laki-laki yang ditemuinya. Lara mengaku hanya minum minuman ringan agar tak mabuk namun targetnya selalu mengira ia minum vodka atau minuman campuran yang memabukkan.
Jika laki-laki tersebut ingin menggunakan kondom, maka ia akan memberikan kondom miliknya yang sudah dilubangi sehingga sperma tetap bisa masuk.
Lara begitu bersemangat ingin hamil dan punya anak karena melihat 17 dari 20 teman segrupnya sudah punya anak. Namun masalahnya Lara belum memiliki suami dan mampu bayar donor sperma, sehingga akhirnya dirinya memutuskan untuk menjadi pemburu sperma.
"Semua teman saya sudah memiliki anak dan saya pun ingin sekali menjadi seorang ibu. Ini benar-benar saat yang tepat bagi saya untuk memiliki anak," ujar Lara, seperti dikutip dari The Sun, Jumat (17/9/2010).
Obsesinya untuk hamil dimulai setahun yang lalu, ketika ia menemani temannya melahirkan. Saat melihat temannya memegang bayi, maka ia pun memiliki keinginan yang kuat untuk merasakan hal tersebut.
"Saya selalu mencintai bayi dan ingin menjadi seorang ibu di usia yang sangat muda. Karenanya saya menargetkan orang asing sebagai ayah yang potensial untuk anak yang belum dilahirkan ini," ungkap Lara.
Lara menuturkan saat ini ia tidak memiliki pacar, karenanya ia membutuhkan seorang laki-laki untuk memberikannya sperma. Sebelumnya ia sudah memiliki hubungan yang mantap dalam dua tahun terakhir. Tapi setiap kali ia mengungkapkan gagasan untuk memiliki bayi, maka laki-laki tersebut justru meninggalkannya.
Lara selalu menggunakan wig untuk melindungi identitas dirinya ketika akan keluar. Jika ia berada dalam masa subur, maka ia akan pergi ke bar dan mencari donor sperma yang potensial. Ia akan berpura-pura mabuk dan menggoda serta mengajak laki-laki yang tertarik dengannya untuk melakukan one-night stand, namun ia tetap memegang kendali.
"Ketika saya menemukan donor sperma yang potensial, saya akan mendapatkan namanya dan menanyakan apakah mereka memiliki penyakit menular seksual atau tidak. Jika tidak ada PMS maka kami akan menghabiskan malam bersama dan saya akan meninggalkannya di pagi hari," ungkap Lara.
Obsesinya yang cukup kuat untuk memiliki anak telah membuatnya menghabiskan banyak uang untuk membeli baju bayi, mengonsumsi vitamin hamil dan bahkan sudah menyiapkan nama untuk anaknya kelak. Namun hingga kini ia masih gagal karena setiap bulannya ia tetap mendapatkan menstruasi.
"Saya yakin banyak orang yang menilai dan berpikir bahwa saya gila, tapi saya hanya ingin jujur. Bagi saya ini sama saja dengan pergi ke bank sperma, tapi tidak memerlukan uang di tangan," imbuhnya.
Lara menuturkan jika ia hamil setelah melakukan one-night stand, maka ia tidak akan menghubungi ayah dari bayi yang dikandungnya. Selain itu ia juga tidak pernah memberikan nomor kontaknya pada laki-laki manapun, karena ia hanya menginginkan bayi dan bukan laki-lakinya. Jika anaknya sudah cukup mengerti, maka ia akan memberitahu bahwa dulu ibu dan ayahnya mengalami malam yang magis bersama dan tidak pernah bertemu lagi.
Dalam kondisi normal ketika bersenggema, sperma pria masuk melalui vagina lalu melewati leher rahim menuju mulut rahim. Kemudian seprma-sperma itu berenang di dalam rahim terus menuju saluran telur (tuba fallopi). Ada sperma yang bisa mencapai saluran telur tapi banyak juga yang tersesat.
Untuk menjadi hamil juga banyak faktor tidak hanya dari sperma. Proses pembuahan lebih rumit dari yang diperkirakan, karena melibatkan komunikasi antara sperma dengan sistem reproduksi wanita.
Pada pasangan yang tidak subur, komunikasi itu gagal karena beberapa sebab. Di antaranya sperma kurang cakap dalam menyampaikan informasi, atau bisa juga sebaliknya sel telur memiliki kontrol kualitas terlalu tinggi sehingga sangat selektif terhadap sperma yang datang.

sumber : http://artikelberita.com

Kamis, November 11, 2010

Inilah 10 Fakta Tentang Sperma

Ada banyak mitos tentang sperma yang ada di sekitar dan dianggap sebagai pengetahuan umum. Sebagian di antaranya benar, namuan ada pula yang tidak berdasar. Dengan berbagai alasan seperti rasa malu, banyak orang yang tidak mengajukan berbagai pertanyaan seputar sperma kepada ginekologis.
Simak 10 mitos dan fakta yang berkaitan dengan sperma seperti dikutip dari Genius Beauty berikut.
  1. Sperma bisa dijadikan zat kosmetik unik dengan efek peremajaan tubuh. Sperma memang mengandung unsur berguna bagi tubuh bila berada di lingkungan yang sesuai. Namun, pada beberapa orang, sprema menimbulkan reaksi alergi.
  2. Berapa lama pria tidak melakukan seks bisa dilihat dari warna sperma. Beberapa hal dapat dideteksi dari warna. Kita bisa menentukan jumlah dan konsentrasi yang akan mempengaruhi warna sperma. Makin banyak dan padat bentuk sperma, menandakan jumlah sperma makin besar dan kemungkinan si pria sudah lama tidak bercinta.
  3. Rasa sperma tergantung asupan makanan. Dalam beberapa hal benar yang bergantung pada asupan makanan manis atau pedas. Namun, sperma memiliki citarasa tersendiri yang dapat memblokir rasa lainnya.
  4. Konsumsi alkohol mempengaruhi sperma. Alkohol mempengaruhi sperma secara tidak langsung. Konsumsi alkohol berlebih secara teratur akan mengurangi potensi reproduksi pria.
  5. Menahan diri tak melakukan hubungan seks dapat meningkatkan jumlah sperma. Benar, namun jangan berlebihan. Pria harus mengeluarkan sperma setelah 7-10 hari atau kinerja sperma akan menurun. Hubungan intim sebanyak dua kali seminggu mendekati hari-hari ovulasi adalah waktu paling sempurna bila menginginkan kehamilan.
  6. Kualitas sperma menurun seiring usia yang bertambah tua. Dari segi kualitas, sperma umumnya tidak berubah, namun dari sisi kemungkinan untuk membuahi sel telur semakin menurun.
  7. Memakai pakaian ketat tidak sehat. Pakaian ketat akan mengurangi aliran darah ke testis sehingga membuat testis panas. Akibatnya jumlah spermatozoon (benih sperma) dilepaskan selama ejakulasi lebih rendah. Sehingga pria disarankan untuk memakai pakaian dalam yang longgar.
  8. Proses produksi spermatozoon membutuhkan lingkungan dengan suhu 3-5 derajat di bawah suhu tubuh.
  9. Tubuh manusia memproduksi 70-150 juta spermatozoon tiap hari
  10. Kecepatan spermatozoon saat ejakulasi mencapai 18-45 km/jam.
sumber; Petti Lubis, Anda Nurlaila, vivanews.com