adsensense champ

Tampilkan postingan dengan label kanker payudara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker payudara. Tampilkan semua postingan

Selasa, Desember 14, 2010

cara memperbesar payudara dengan cara alami


breast
Tak bisa dipungkiri jika salah satu 
keindahan tubuh wanita yang memikat pria salah satunya adalah payudara. keindahan bentuk dan ukuran yang besar menjadi impian banyak wanita. karena selama ini didalam masyarakat berkembang stigma yang menyatakan jika pria cenderung menyukai wanita yang mempunyai ukuran payudara besar atau jika cup bra anda ukuran 36 maka berbahagialah anda.  banyak cara yang dilakukan para wanita untuk mendapatkan payudara idaman, dari cara alami, pijat payudara, konsumsi obat-obatan hingga operasi plastik. namun cara-cara kimiawi tentu mengandung resiko yang tidak sedikit. dibawah ini okbangetz mau bagi tipsalami buat ngedapetin payudara yang besar, montok n indah. yuk simak bareng tipsnya dech….
pertama siapkan bahan beberapa kacang panjang, cuci hingga benar-benar bersih kemudian tumbuk hingga halus. langkah selanjutnya kompres payudara menggunakan handuk yang dicelupkan air hangat dan usap secara lembut.langkah kedua bubuhkan kacang panjang yang telah dihaluskan tadi merata ke seluruh bagian payudara dan biarkan selama 3 jam. kemudian langkah terakhir atau langkah ketiga bersihkan payudara dengan air biasa.
mudah banget kan? yups….coba dech 3 langkah mudah untuk mendapat payudara impian. eiits….jangan buru-buru. lakukan tips diatas secara rutin 3 kali seminggu. tips ini memerlukan ketekunan dan kesabaran, so jangan bosen buat terus berusaha

Jumat, November 26, 2010

Kanker Payudara Bagi Remaja Perokok

Wanita yang saat remaja diketahui menjadi penghisap rokok dikemudian hari akan mengalami resiko yang tinggi terkena kanker payudara. Menurut Dr Janet E Olson dari Mayo Clinic College of Medicine di Rochester Minnesota (AS) mengatakan bahwa resiko kanker payudara dimulai saat sang remaja wanita memutuskan untuk merokok atau tidak.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr Olson juga menunjukan bahwa para wanita yang mulai merokok sebelum mengalami kehamilan pertama akan memiliki resiko terkena kanker payudara setelah masa menopause.

Sementara bagi wanita yang mengawali kebiasaan merokok setelah melahirkan anak pertama tidak memiliki kecendrungan terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah merokok.

"Hasil penelitian kami menunjukan bahwa kanker payudara bisa dicegah saat wanita memasuki masa remaja,' jelas Dr. Janet E. Olson.

Dr Olson juga mencataan bahwa target untuk menanggulangi terjadinya kanker payudara pada waniat bisa dicegah saat masih remaja.

Riset juga memberikan hasil yang konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menyebut menunda kehamilan akan menaikan resio terkena kanker payudara.

Alasan utama dari konsistensi ini sangat erat kaitanya dengan perkembangan payudara selama kehamilan dan persalinan dimana biasanya wanita memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi mereka.

"Jika wanita menunda kehamilan maka resiko itu akan semakin besar dan bisa lebih merusak jika dikombinasikan dengan kebiasaan mereak merokok,' tandas Dr Olson.

Penelitian sebelumnya menyebut bahwa kebiasan merokok akan membuat seorang wanita memiliki resiko terkena kanker payudara setelah masa `postmenopausal`.

Meski untuk yang satu ini masih diperdebatkan karena penelitian lain menyebut tidak ada hubunganya antara merokok dengan resiko kanker payudara.

Dr Olson dan tim melakukan penyelidikan atas data dari `the Iowa Women's Health Study` dengan kisaran wanita berusia 55 hingga 69 tahun pada tahun 1986 dan kemudian diikuti sampai 1999.

Secara keseluruhan 37,105 wanita diidentifikasi berisiko kanker payudara termasuk 7,095 wanita yang mulai merokok sebelm mereka mengalami kehamilan pertama.

Sementara 4.186 diantaranya merokok setelah kehamilan pertama.

Total dari 2,017 wanita diketahui terkena kanker payudara pada masa studi dilakukan.

Seorang wanita yang mengawali kegiatan merokok sebelum melahirkan pertama akan berisiko 21 persen terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah merokok.

Hasil penelitian Dr Olson dipublikasikan melalui `the journal, Mayo Clinic Proceedings`.

Dr Olson memberikan penekanan bahwa hasil penelitian mereka tidak memberikan pengertian bahwa para wanita yang mulai merokok setelah melahirkan pertama akan masuk dalam kategori sehat.

Karena menurut Dr Olson, merokok bisa menyebabkan banyak masalah pada kesehatan dan sebaiknya dihindari.

sumber: JAKNEWS.COM---sabtu, 27 november 2010

Kenali dan Hindari Gejala Kanker Payudara


Gejala kanker payudara dapat dilihat dari : benjolan, nyeri, perubahan warna kulit, pembengkakan, rasa panas/terbakar, perubahan bentuk/ukuran yang di luar kewajaran, puting melesak ke dalam, keluar cairan (selain air susu pada saat menyusui) dari puting, atau benjolan di ketiak.
Beberapa gejala/kelainan umum penyakit payudara akan dijelaskan berikut ini:
1. Benjolan
Benjolan di payudara dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit, tetapi sebagian besar adalah benjolan jinak. Benjolan juga dapat berbentuk padat (fibroadenoma/FAM, lipoma, dst) atau berisi cairan (kista). Untuk benjolan yang jinak, sebenarnya tidak diperlukan pengobatan apapun. Jika benjolan terasa mengganggu atau terus membesar, dapat dilakukan operasi pengangkatan atau penyedotan jika benjolan berisi cairan.
2. Nyeri
Nyeri juga dapat muncul jika ada benjolan, infeksi, atau kanker di payudara. Namun, kanker payudara jarang menimbulkan rasa nyeri. Rasa nyeri di payudara sering hilang sendiri tanpa perlu pengobatan apapun. Jika rasa nyeri dirasa mengganggu, dapat menggunakan obat pengurang rasa nyeri seperti parasetamol. Untuk rasa nyeri di payudara terjadi dalam waktu lama (di atas 1 bulan) atau tidak bisa hilang dengan obat pengurang rasa nyeri, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter langganannya.
3. Keluar Cairan
Keluarnya cairan dari payudara sebenarnya adalah hal yang normal (saat setelah melahirkan) karena payudara adalah kelenjar yang mengeluarkan cairan yang dikenal sebagai air susu ibu (ASI). Jika cairan bercampur darah, yang biasanya disebabkan tumor jinak pada kelenjar payudara atau kanker payudara. Cairan yang berwarna kehijauan biasanya disebabkan oleh benjolan jinak. Sedangkan cairan yang bernanah & berbau amis disebabkan oleh infeksi di payudara. Jika muncul cairan dari payudara yang terlihat normal tetapi di luar masa menyusui & dalam waktu lama, atau cairan tersebut tidak normal, segera berkonsultasi dengan dokter langganannya untuk dapat diobati sesuai penyebabnya. Perempuan yang sudah menopause & mengalami keluarnya cairan adalah tidak normal & harus berkonsultasi dengan dokter.
Untuk menghindari setiap kelainan/gangguan apapun agar segera ditangani dengan cepat & lebih baik sebelum meluas/bertambah parah, maka setiap tahun lakukanlah pemeriksaan payudara oleh dokter sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin & dapat disertai pemeriksaan tambahan untuk kelainan di payudara sesuai indikasi seperti USG, mammografi, CT-scan, MRI, atau pemeriksaan hormonal.
Tips Cara Menghindari dan Pencegahan Kanker Payudara
Pada artikel sebelumnya telah diulas beberapa gejala untuk mengenali kanker payudara, namun bagaimana caranya agar kita terhindar dari penyakit ini sejak dini. Untuk itu artikel ini akan mengulas langkah-langkah pemeriksaan agar mengenali kanker payudara sejak dini. Hal ini tak perlu dilakukan oleh dokter ahli, anda bisa juga melakukannya di rumah. Langkah pemeriksaan payudara :
Amati Langkah-langkah dalam mengamati gejala ini dapat dilakukan dengan:
  1. Berdiri didepan cermin dan perhatikan satu demi satu payudara anda. Periksa: ukuran, bentuk, warna, garis bentuk payudara simetris atau tidak serta warna puting.
  2. Angkat lengan tinggi-tinggi melebihi kepala dan perhatikan payudara dari sisi yang satu ke sisi yang lain. Raba-rabalah dengan lembut.
  3. Tekan tangan anda pada pangkal paha dan dorong pundak ke arah depan. Amati satu demi satu payudara anda.
Rasakan
  1. Berdiri di depan cermin dan mulailah melakukan pemeriksaaan tepat di bawah tulang selangka.
  2. Basahi ujung-ujung jari tangan kiri dengan body lotion. Tekan lembut payudara sebelah kanan dengan tangan kiri dan buat putaran kecil melingkari payudara dengan gerakan memutar ke seluruh area payudara termasuk puting.
  3. Lanjutkan pemeriksaan ke jaringan-jaringan payudara di bawah ketiak.
  4. Lakukan hal yang sama pada payudara sebelah kiri, dengan menggunakan tangan kanan.
  5. Berbaringlah dan angkat salah satu lengan anda melebihi batas kepala.
Periksalah sekali lagi payudara kiri dan kanan dengan merabanya. Buatlah catatan kecil hasil pemeriksaaan hari ini dan tandai kalender anda untuk pemeriksaan pada bulan mendatang. Jika dari pemeriksaan tersebut, anda merasa ada hal yang aneh jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
Sumber:  Baca selengkapnya artikel tentang kanker payudaraKenali Kanker Payudara.