adsensense champ

Tampilkan postingan dengan label ATASI SUAMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ATASI SUAMI. Tampilkan semua postingan

Jumat, Januari 14, 2011

SUAMI TIDAK BERGAIRAH

Kaum pria biasanya mengalami penurunan gairah seksualnya. Hal itulah yang sering dikeluhkan banyak perempuan dikalah suami-nya terlihat tidak bergairah sehingga aktifitas seks tidak dapat dilakukan. Mengapa penurunan gairah bisa terjadi dan apa solusinya?
Umumnya penurunan gairah pada pria berhubungan dengan rendahnya tingkat kepuasan seksual yang ia dapatkan dari pasangannya, padahal ia berekspektasi lebih. Jika hal tersebut terjadi dan hanya si perempuan yang memiliki kecenderungan mengingikannya, maka itu adalah salah satu gejala penurunan libido.
Hal ini tidak perlu dikhawatirkan secara berlebih karena kasus seperti itu sangat umum terjadi. Penurunan libido sendiri biasanya dialami pasutri dalam beberapa tahun setelah pernikahan, dan dikarenakan karena banyaknya tuntutan dalam kehidupan rumah tangga misal dalam hal ekonomi atau peran sebagai suami sekaligus ayah yang baik.
Tentu saja tuntutan-tuntutan itu memberikan pengaruh pada kehidupan seksual si pria. Penyebab lainnya adalah miskonsepsi bahwa pria selalu menginginkan hubungan seksual sementara pihak wanita hanya mengikuti keinginan si pria. Namun sebenarnya pria juga sama dengan wanita, dimana ketika capai bekerja maka gairah seksualnya menurun.
Para wanita memiliki kecenderungan menyalahkan dirinya sendiri ketika hal tersebut terjadi. Mereka beranggapan bahwa dirinya tak lagi menarik dalam konteks seksual atau pikiran-pikiran bahwa suaminya memiliki wanita idaman lain. Jalan terbaik untuk memecahkan masalah ini adalah berkonsultasi dengan suami. Mulailah dengan pertanyaan tentang apa yang menganggu pikirannya. Ini adalah hal yang penting untuk menunjukan sikap jujur tentang perasaan masing-masing.
Perlu diketahui bahwa penurunan libido tidak selalu berhubungan dengan disfungsi ereksi namun lebih kepada problema kehidupan yang ada. Maka tugas si istri disini adalah selalu memberikan dukungan dan tak perlu membuat masalah menjadi semakin besar. Sebagai istri yang baik, janganlah memaksakan suami untuk berhubungan seksual sebelum semua masalah selesai.
Biar bagaimanapun penurunan libido hanyalah salah satu jeda dalam proses hubungan Anda dengan pasangan. Jalani saja dengan santai mengingat kondisi tersebut adalah sangat normal dialami semua pasangan.

CARA MENGATASI SUAMI EGOIS DI RANJANG

Kebiasaan suami yang sering mementingkan diri sendiri (semaunya sendiri) untuk menyelesaikan permainan seks (hubungan intim). Padahal, seorang istri juga perlu waktu yang cukup agar mendapatkan puncak kenikmatan seksual bersama suami. Kemudian apa yang harus anda lakukan dalam mengatasi sikap suami yang egois saat berhubungan intim?
Bagi anda yang memang kebetulan memiliki suami egois, terutama dalam hal hubungan seks anda, ada baiknya anda tidak tinggal diam. Anda seharusnya bukan cuman merasa jengkel yang dipendam di hati atau anda lebih memilih untuk membiarkan diri anda terus terusan mengalami akibat buruk dari perilaku suami.
Beberapa cara yang dapat anda lakukan adalah pertama, melihat suami anda yang memiliki sikap buruk yang hanya memikirkan dirinya sendiri dalam mendapatkan kepuasan seks. Ada baiknya untuk mengingatkan suami, tetapi dengan cara halus dalam keadaan yang tidak kaku, tetapi usahakan suasan yang bauk agar tidak memojokkan suami dan menyakiti perasaannya. Seperti adan bisa mengingatkan sambil bergurau.
Kedua, anda perlu untuk mengatakan pada suami anda tentang apa yang sebenarnya anda inginkan dalam berhubungan intim, dan anda bisa juga untuk menyampaikan kalau ada sesuatu yang membuat anda belum mendapatkan kepuasan. Perlu anda ingat bahwa suami, juga sama seperti istri, belum pasti tahu mengenai seksualitas. Utarakan dengan terus terang , jika anda menginginkan rangsangan pendahulu sebelum berhubungan seks dengan penetrasi langsung. Jika memang suami melakukan tidak sesuai dengan apa yang anda inginkan, maka tentu anda perlu untuk memberi tahu dengan cara yang lembut dan komunikasi yang lebih baik.
Ketiga, anda merasa bahwa suami anda mengalami kelainan seksual, janganlah anda bosan untuk mendukung suami dan mendoronganya pergi ke tenaga ahli untuk berkonsultasi. Jika ternyata suami anda tetap tidak menanggapi apa yang anda sarankan, tetap jangan menyerah. Jika perlu anda pergi bersama menemaninya untuk berkonsultasi dengan masalah seksual anda berdua, sampai suami anda normal kembali.
Jika suami anda yang terlihat egois di mata anda bersedia dan anda mendukungnya, pasti suami anda dapat berubah dan menjadi tidak egois, juga lebih memperhatikan kenyamanan dan keharmonisan dalam berhubungan intim dengan anda.